Langsung ke konten utama

PENGEMBANGAN INSTRUMEN BIMBINGAN DAN KONSELING KUESTIONER BIDANG PENDIDIKAN

 

KUESTIONER

 

1.  Kuestioner di bidang Pendidikan

 

Motivasi belajar

 

Pengantar

 

Motivasi belajar adalah dorongan dari dalam dan luar pada siswa yang sedang belajar untuk mengadakan perubahan tingkah laku, yang terdapat indicator atau unsur yang mendukung (hamzah : 2011).

Aspek Motivasi Belajar

Sardiman (2011) mengemukakan ciri-ciri motivasi yang ada pada siswa di antaranya adalah sebagai berikut.

1.         Tekun menghadapi tugas

2.         Ulet menghadapi kesulitan

3.         Menunjukkan minat terhadap bermacam-macam masalah.

4.         Lebih senang bekerja mandiri.

5.         Cepat bosan pada tugas yang rutin (hal-hal yang bersifat mekanis, berulang-ulang begitu saja, sehingga kurang efektif.

6.         Dapat mempertahankan pendapatnya (kalau sudah yakin akan sesuatu).

7.         Tidak mudah melepaskan hal yang diyakini itu.

8.         Senang mencari dan memecahkan masalah soal-soal.

Kisi-kisi Instrumen

Variable

Indikator

Diskriptor

Motivasi Belajar

 

Ketekunan dalam menghadapi tugas

Individu rajin dalam  mengerjakan tugas yang diberikan guru

 

 

Individu bersungguh-sungguh dalam  mengerjakan tugas yang diberikan guru

 

Ulet menghadapi kesulitan

Individu tidak mudah putus asa dalam menghadapi kesulitan belajar


PEDOMAN KUESTIONER

Petunjuk Pengisian Kuesioner :

 

1.      Kami dari mahasiswa Pascasarjana Prodi Bimbingan dan Konseling. Pada kesempatan ini, kami ingin menggali data Motivasi belajar dan tujuan dari pembagian kuesioner ini yakni untuk mengungkap sejauh mana Motivasi belajar siswa.

2.      Untuk setiap pilihan jawaban berikan tanda (√) sesuai dengan kenyataanyang ada.

3.      Dalam pengisian ini tidak terdapat jawaban benar atau salah.

 

LEMBAR KUESTIONER

Identitas Siswa

Nama                           :

Kelas                           :    

Jenis Kelamin              :

Tanggal Pengisian       ;

 

No

Pertnyataan

Opsi jawaban

 

 

 

 

Ya

Tidak

 

 

 

 

1

Apakah Anda selalu mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru Anda?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2

Maukan anda bertanya jika belum paham dengan materi pelajaran?

 

 

 

 

 

 

3

Apakah Anda bersungguh-sungguh dalam mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru Anda?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4

Apakah anda dapat mengerjakan tugas sendiri dengan jujur?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5

Jika Anda mendapatkan nilai yang kurang memuaskan anda yakin bisa lebih baik lagi?

 

 

 

 

 

 

6

Ketika sedang belajar, maukah jika di ajak teman bermain?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


2.  Kuestioner di bidang Pribadi-sosial Stabilitas Emosi Siswa

 

Pengantar

 

Kestabilan emosi berarti kondisi yang benar-benar kokoh, tidak mudah berbalik atau terganggu, memiliki keseimbangan yang baik dan mampu untuk menghadapi segala sesuatu dengan kondisi emosi yang tetap atau sama (Sharma : 2006). Jadi, stabilitas emosi adalah memiliki keseimbangan yang baik dan mampu untuk menghadapi segala sesuatu dengan kondisi emosi yang tetap atau sama.

 

Aspek stabilitas emosi menurut Schneider

 

a.         Adequasi emosi

 

b.        Kematangan emosi

 

c.         Kontrol emosi

 

Kisi-kisi instrumen

 

Variable

Indikator

Diskriptor

 

 

 

 

Adekuasi emosi

Siswa memiliki sikap tenang dan dingin yang

 

 

merupakan kontrol emosi yang baik.

 

 

 

Stabilitas

Kematangan

Siswa dapat menyesuaikan diri terhadap stres, tidak

Emosi

Emosi

mudah khawatir atau cemas dan tidak mudah marah

 

 

 

 

Kontrol emosi

Siswa mampu menghadapi situasi dengan rasional

 

 

dan mampu memberikan respon dan mengartikan

 

 

situasi secara tepat dan tidak berlebihan

 

 

 

 

 

PEDOMAN KUESTIONER Petunjuk Pengisian Kuesioner :

 

1)       Kami  dari mahasiswa Pascasarjana Prodi Bimbingan dan Konseling. Pada kesempatan ini, kami ingin menggali data stabilitas emosi dan tujuan dari pembagian kuesioner ini yakni untuk mengungkap sejauh mana stabilitas emosi siswa.

2)       Dalam proses pengisian kuesioner ini diharapkan anda mengisi sesuai dengan kondisi yang paling mendekati dengan diri anda.

3)       Dalam pengisian ini tidak terdapat jawaban benar atau salah.

 

LEMBAR KUESTIONER

Identitas Siswa

Nama                           :

Kelas                           :

Jenis Kelamin              :

Tanggal Pengisian       ;

 

No

Pertnyataan

Opsi jawaban

 

 

 

 

Ya

Tidak

 

 

 

 

1

Saya dapat mengendalikan emosi saya di dalam keadaan

 

 

 

 yang saya tidak nyaman

 

 

 

 

 

 

2

Saya tidak merasa marah ketika teman-teman berbicara

 

 

 

kasar terhadap saya

 

 

 

 

 

 

3

Ketika sudah mulai memasuki deadline pengumpulan

 

 

 

tugas, saya berusaha untuk tetap tenang dalam

 

 

 

mengerjakan tugas secara tepat waktu

 

 

 

 

 

 

4

Saya tidak begitu menghawatirkan masa depan

 

 

 

 

 

 

5

Saya merasa tetp tenang meskipun di dalam suasana yang

 

 

 

Berisik

 

 

 

 

 

 

6

Saya tidak merasa terganggu ketika sedang belajar di

 

 

 

keramaian

 

 

 

 

 

 


3.  Kuestioner di bidang Karir Perencanaan studi lanjut

 

Pengantar

 

Perencanaan studi lanjut adalah suatu proses penerapan pengetahuan siswa untuk Menyusun rencana secara sistematik berkaitan dengan lanjutan untuk menuju masa depan yang lebih baik. Menurut Parson, perencanaan karir dalam hal ini adalah perencanaan setudi merupakan langkah awal sebelum kemudian memilik karir.

 

Aspek-aspek proses perencanaan studi lanjut

 

1.  Pemahaman dan pengetahuan diri

 

2.  pengetahuan studi lanjut

 

Kisi-kisi instrumen

 

Variable

Indikator

 

Diskriptor

 

 

 

 

Pengetahuan

Siswa memiliki pemahaman diri tentang bakat, minat,

 

Dan pemahaman

kelebihan dan kekurangan diri.

Perencanaan

Diri

 

 

 

 

Siswa mengetahui potensi apa yang ada pada dirinya

Pemahaman

1.

Siswa memiliki pemahaman mengenai

studi lanjut

Bidang

 

universitas dan jurusan yang akan dituju.

 

 

 

Studi

 

Siswa memiliki pemahaman bagaimana syarat

 

 

 

 

dan prosedur penerimaan mahasiswa di

 

 

 

 

 

universitas yang dituju

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Petunjuk Pengisian Kuesioner :

 

 

1)       Kami dari mahasiswa Pascasarjana Prodi Bimbingan dan Konseling. Pada kesempatan ini, kami ingin menggali data perencanaan studi lanjut dan tujuan dari pembagian kuesioner ini yakni untuk mengungkap sejauh mana perencanaan studi lanjut siswa siswa.

2)       Untuk setiap pilihan jawaban berikan tanda (√) sesuai dengan kenyataanyang ada.

3)       Dalam pengisian ini tidak terdapat jawaban benar atau salah.

 

LEMBAR KUESTIONER

Identitas Siswa

Nama                           :

Kelas                           :

Jenis Kelamin              :

Tanggal Pengisian       ;

 

No

Pertnyataan

Opsi jawaban

 

 

 

 

Ya

Tidak

 

 

 

 

1

Saya sudah mengetahui bakat saya

 

 

 

 

 

 

2

Saya tsudah mengetahui kelebihan dan kekurangan saya

 

 

 

 

 

 

3

Saya sudah memilih universitas yang akan saya setuju

 

 

 

 

 

 

4

Saya sudah memilih program studi yang akan saya tuju

 

 

 

 

 

 

5

Saya sudah memilih jalur masuk ke universitas yang saya

 

 

 

Tuju

 

 

 

 

 

 

6

Saya sudah memiliki rencana kedua jika pilihan

 

 

 

universitas pertama tidak diterima

 

 

 

 

 

 

7

Saya tau bagaimana cara masuk ini versitas.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGEMBANGAN MEDIA NON ELEKTRONIK PRIBADI DAN SOSIAL

  PENGEMBANGAN MEDIA NON ELEKTRONIK PRIBADI DAN SOSIAL   Memaafkan dan Meminta Maaf Salah satu kekurangan manusia adalah suka berbuat salah dan dosa. Manusia membutuhkan cara untuk menutupi kekurangannya itu, khususnya dosa kepada sesama manusia. Saat orang lain berbuat salah dan dosa yang terarah kepada kita, kita diajari untuk memaafkan. Saat kita berbuat salah dan dosa kepada orang lain, kita diajari untuk meminta maaf. Memaafkan menjadi sebuah kebutuhan bagi seluruh umat manusia. Bukan sekedar sebagai tanda ada rasa bersalah dan pengakuan atas seluruh kesalahan yang telah dibuat. Meminta maaf dan memaafkan juga menjadikan kita sebagai manusia yang penuh dengan kelapangan dan kerendahan hati. Tentu saja akan banyak orang yang kontra dengan pernyataan ini. Mereka seolah menyangkal memaafkan orang yang bersalah harus dilakukan sekalipun sulit. Tapi bagaimanapun memaafkan sebuah kesalahan tidak sama dengan melupakan masa lalu yang menyakitkan. Tentu saja hal ini tidak...

PENGEMBANGAN MEDIA NON ELEKTRONIK KARIR

  PENGEMBANGAN MEDIA NON ELEKTRONIK KARIR   Motivasi Karir 1.       Pengertian Motivasi Motivasi berasal dari kata latin, yaitu ”movere” yang artinya dorongan atau daya penggerak. Menurut Fillmore H. Standford dalam buku Mangkunegara (2017:93) mengatakan bahwa “motivation as an energizing condition of the organism that services to direct that organism toward the goal of a certain class” (motivasi sebagai suatu kondisi yang menggerakkan manusia ke arah suatu tujuan tertentu). Menurut Sardiman (2018:73), motif dapat dikatakan sebagai daya penggerak dari dalam dan di dalam subjek untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi mencapai suatu tujuan. Dalam kegiatan belajar, motivasi sangat diperlukan untuk membangkitkan gairah belajar siswa sehingga kegiatan belajar dapat berjalan dengan baik. Adapun pengertian motivasi belajar menurut Sardiman (2018:75) adalah “Keseluruhan daya penggerak didalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar, ...

PENGEMBANGAN MEDIA NON ELEKTRONIK PENDIDIKAN

  PENGEMBANGAN MEDIA NON ELEKTRONIK PENDIDIKAN   Motivasi Belajar 1.       Pengertian Motivasi Belajar Motivasi berasal dari kata latin, yaitu ”movere” yang artinya dorongan atau daya penggerak. Menurut Fillmore H. Standford dalam buku Mangkunegara (2017:93) mengatakan bahwa “motivation as an energizing condition of the organism that services to direct that organism toward the goal of a certain class” (motivasi sebagai suatu kondisi yang menggerakkan manusia ke arah suatu tujuan tertentu). Menurut Sardiman (2018:73), motif dapat dikatakan sebagai daya penggerak dari dalam dan di dalam subjek untuk melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi mencapai suatu tujuan. Dalam kegiatan belajar, motivasi sangat diperlukan untuk membangkitkan gairah belajar siswa sehingga kegiatan belajar dapat berjalan dengan baik. Adapun pengertian motivasi belajar menurut Sardiman (2018:75) adalah “Keseluruhan daya penggerak didalam diri siswa yang menimbul...